JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Tahun depan diperkirakan 73 Desa di Tanjabtim bakal mendapatkan gelontoran dana sebesar Rp 1,5 miliar lebih. Dana ini berasal dari Dana Desa tahun 2017 sebesar Rp 60 miliar, ADD sebesar Rp 66 miliar lebih, pajak daerah dan retribusi sebesar Rp 1,9 miliar. Sehingga keseluruhan dana yang diperoleh senilai Rp 127 miliar lebih, yang nantinya dibagi 73 Desa.
"Sehingga tiap-tiap Desa mendapat kisaran Rp 1,5 miliar," kata Kepala BPMPDK Tanjabtim, Junaidi Rahmat Minggu (18/12).
Dia juga meminta seluruh Kades, untuk dapat mempergunakan ADD dalam kegiatan infrastruktur padat karya. Maksudnya, yang mengerjakan program fisik adalah masyarakat Desa setempat.
"ADD kan selain untuk gaji Kades dan staf Desa, diprioritaskan mempergunakan program padat karya. Mulai dari pengerjaan, bahan yang dipergunakan dan yang bekerja berasal dari Desa bersangkutan. Agar uang yang diberikan berputar di Desa, tidak lagi keluar Desa," urainya.
Terlebih, dalam program padat karya, maka tidak mungkin masyarakat mencari keuntungan berlebih, jika dibandingkan dikerjakan oleh rekanan. Masyarakat pun akan lebih memilih kualitas pekerjaan.
"Kalau hasil pekerjaan buruk yang dirugikan masyarakat Desa setempat," pungkasnya.(yos)
