JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Field Admin Supt PetroChina, Hatta Chandra mengungkapkan, setiap tahunnya produksi migas di Provinsi Jambi termasuk di Tanjabtim dan Tanjabbar yang merupakan daerah operasional PertoChina berkurang 15 persen.
"Produksi memang setiap tahun menurun, angka penurunan mulai 10 hingga 15 persen," kata Hatta.
Penyebab menurunnya produksi migas, karena memang selalu diambil untuk kemudian dipergunakan. Inilah yang menyebabkan terjadinya penurunan produksi migas.
"Bahkan saat ini kami belum ada program pengeboran baru, mungkin baru dilakukan Februari tahun depan, ya itu tadi harga BBM yang jatuh salah satu indikator," tuturnya. (yos)
