iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Pasca perampokan yang dialami bendahara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kerinci, pegawai Dishubkominfo Kerinci pun kalang kabut. Pasalnya, mereka tidak bisa dicairkan lantaran sebagian anggaran gaji yang jumlahnya sekitar Rp 71 Juta yang dibawa bendaharanya dirampok.

BACA JUGASoal Gaji Dishubkominfo, Ini Kata Sekda Kerinci

Alhasil, para pegawai Negeri Sipil Dishubkominfo Kerinci meronta, bahkan melaporkan kepada Sekretaris Daerah Kerinci untuk mengadukan nasibnya, akan hak gaji yang mesti diterimanya.

Salah seorang PNS Dishubkominfo Kerinci, Alminuddin mengatakan dirinya dan rekan-rekan sangat prihatin akan kejadian perampokan yang dialami bendaharanya, meski demikian disisi lain dia dan rekannya sangat membutuhkan gaji bagi memenuhi kebutuhannya.

Untuk itu, pihaknya berharap Pemkab Kerinci bisa mencari solusi terkait gaji dia dan rekan-rekan PNS lainnya yang ada di Dishubkominfo Kerinci. "Kita minta adanya solusi dari Pemkab Kerinci, karena walau bagaimanapun gaji tersebut sangat kami butuhkan, kami juga sudah melapor ke Sekda terkait masalah ini," ungkapnya. (adi)


Berita Terkait



add images