JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Selama ini warga warga Kecamatan Kuala Jambi, masih menggunakan air hujan untuk kegiatan MCK. Namun tanpa disadari, air hujan yang dipergunakan mengandung bakteri, yang menyebabkan penyakit gatal-gatal ditubuh warga.
Kepala Puskesmas Kuala Jambi, dr Neri mengungkapkan, selama kurun waktu tahun 2016, ratusan orang lebih warga Kecamatan Kuala Jambi, menderita penyakit gatal-gatal.
"Kan air hujan langsung digunakan warga untuk kegiatan MCK, tanpa mengetahui apakah air itu aman digunakan atau tidak," jelasnya, Selasa (13/12).
Dia menambahkan, penyebab air hujan yang digunakan warga untuk kegiatan MCK, karena air tersebut tercampur kotoran burung walet. Sementara di Kecamatan Kuala Jambi banyak usaha burung walet.
"Kotoran walet jatuh ke lokasi air hujan yang kerap digunakan warga untuk MCK. Warga yang tidak tahu menggunakan air, yang berdampak gatal-gatal ditubuh warga," bebernya. (yos)
