JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Setelah melakukan aksi demo dan pemblokiran jalan selama dua jam, masyarakat Penyengat Rendah Kota Jambi dan pihak gereja HKBP Syalom, akhirnya menemukan titik terang.
Hal ini setelah dilakuakannya mediasi yang dipasilitasi pihak Kepolisian, Minggu (11/12). Dari hasil mediasi tersebut, didapat kesepakatkan bahwa hari ini (11/12), terakhir aktifitas peribadatan di HKBP Syalom tersebut.
"Tadi ada kesepakatan masyarakat dengan pihak Gereja, hari ini (11/12) merupakan hari terkahir adanya aktifitas peribadatan di HKBP Syalom Aurduri, " kata Ibnu Kholdun.
Kesepakatan tersebut, kata Ibnu, disaksikan oleh Kapolresta Jambi, dan Kapolsek setempat. "Bila tidak diindahkan, maka akan ada aksi yang jauh lebih besar dari hari ini. Masyarakat akan mengawal," pungkasnya. (hfz)
