iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Keterlambatan dalam tahapan pelaksanaan pembangunan infrastruktur, terutama dalam proses tender yang ngadat membuat pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kerinci di Kebut. Alhasil, pelaksanaan sejumlah paket pembangunan Kerinci perlu dipertanyakan kualitasnya.

Informasi yang diperoleh jambiupdate.co, pelaksanaan proyek pembangunan jalan berupa pengaspalan bahkan sering terlihat di sejumlah titik pembangunan jalan di Kerinci. Salah satunya disatu titik jalan yang ada di Desa Penawar, Kecamatan Sitinjau Laut, yang menghubungkan dengan Kecamatan Tanah Kampung, yang pengaspalannya sudah dilaksanakan. Namun, proses pengaspalannya diduga dipaksakan.

"Ada pihak ketiga yang mengaspal jalan dengan menutup lubang yang masih dipenuhi air," ungkap salah seorang warga Sitinjau Laut.

Hal ini sekaligus nenjawab keraguan Dinas Pekerjaan Umum akan bisa terealisasinya secara maksimal pelaksanaan pembangunan jalan di Kerinci.

"Jika dilihat waktunya sulit pembangunan jalan bisa selesai sesuai tenggang waktu, apalagi dimusim penghujan sekarang, namun kita tetap berupaya semaksimal mungkin," sebut Asril Kabid Bina Marga Dinas PU Kerinci.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kerinci, Elyusnadi menghimbau kepada pihak kontraktor atau rekanan untuk tidak memaksakan pengerjaan walaupun waktu sudah mepet. "Jangan paksakan pengaspalannya, jika mereka paksakan kualitasnya tidak maksimal," katanya. (adi)


Berita Terkait



add images