iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Sejumlah Pemilik kerambah ikan yang berada di kabupaten Kerinci, saat ini gulung tikar. Hal tersebut disebabkan mahalnya harga ikan, sehingga tidak sesuai dengan hasil saat panen.
 
M Jamil, warga Koto Petai, mengatakan, kerambah apung di Danau Kerinci saat ini sudah tidak menjanjikan lagi, hal tersebut disebabkan karena harga pakan yang mahal. Saat ini terlihat kerambah milik pribadi yang telah ditinggal oleh pemiliknya, sedangkan kerambah yang masih hanya milik dari kelompok tani.
 
"Sakarang beli pakan dengan hasil produksi yang kita dapat itu tidak seimbang, malah merugi, makanya warga malas untuk membuat kerambah lagi," jelas M Jamil.
 
Bahkan, katanya sudah banyak yang gulur tikar akibat sulitnya mencari pakan dan  mahalnya harga pakan ikan. Yang milik pribadi sudah ditinggal semua, warga memilih untuk berangkat malaysia," ungkapnya. (adi)

Berita Terkait



add images