JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Pelabuhan dadakan yang selama ini digunakan penambang pompong di Kelurahan Mendahara Ilir (Menhil) Kecamatan Mendahara, makin hari kondisinya makin memprihatinkan.
Acok penambang pompong yang kerap menggunakan pelabuhan tersebut mengharapkan, konstruksi pelabuhan agar dibangun permanen.
"Dari fisik bangunan mulai dari papan lantai hingga bagian gelagar sudah banyak yang rusak. Maklum saja konstruksi pelabuhan hanya menggunakan kayu," katanya.
Selama ini para penambang pompong memperbaiki kerusakan secara swadaya, dengan cara tambal sulam terhadap kerusakan yang terjadi. Sehingga penumpang tetap dapat menggunakan fasilitas pelabuhan.
Dijelaskan Acok, pelabuhan yang ada saat ini sudah menjadi pelabuhan alternatif bagi warga setempat. Pelabuhan bukan saja hanya digunakan penumpang dewasa, namun anak-anak sekolah juga kerap menggunakan pelabuhan untuk menyeberang dengan menggunakan pompong. (yos)
