PENINGKATAN status Gunung Kerinci sejak dua hari terakhir membuat semua pihak mewaspadai segala kemungkinan yang akan terjadi. Bahkan, PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menyebutkan kepulan abu masih berkemungkinan akan terjadi pada gunung dengan ketinggian 3805 mdpl ini.
BACA JUGA : Status Gunung Kerinci Naik Jadi Waspada, ini Himbauan PVMBG ke Warga di Kerinci
Peringatan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Direktur Navigasi Penerbangan Kemenhub Novie Riyanto Rahardjo menuturkan, abu erupsi Kerinci memang berdampak pada pada ATS routes W11.
Pihaknya pun telah mengeluarkan himbauan agar pilot mengantisipasi rute terdampak. Mereka disarankan, untuk terbang dengan ketinggian minimum 15.000 feet.
Kita minta diatas itu. Kalau di atas itu aman," ungkapnya.
BACA JUGA : BREAKING NEWS! Erupsi Lagi, Status Gunung Kerinci Naik Jadi Waspada
Sementara, untuk pesawat-pesawat kecil yang biasa terbang rendah diharuskan menghidar. Dia menjelaskan, di sekitar kerinci memang terdapat dua bandara. Yakni, Bandara Muara Bungo yang berjarak 42 Nautical Miles (Nm) atau 77,7Kilometers (km) dan Depati Parbo, yang berjarak 8 Nm atau sekitar 14 Km.
Kendati demikian, erupsi tidak berdampak pada operasional kedua bandara.
Sejauh ini belum ada pengaruh (pada penerbangan, red). Kita pantau ketat, tandasnya. (mia)
Sumber: jpgnewsroom
