iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Warga di Kerinci melaporkan kasus penipuan yang dialaminya ke pihak kepolisian. Modus penipuan ini dijanjikan untuk kelancaran saat pembelian kendaraan dinas saat lelang. 

Atas kasus tersebut, Kepala Bidang Asset, Apdel dipanggil pihak Kepolisian untuk memberikan keterangan dan kesaksian terkait permasalahan tersebut. 

"Benar, bahkan saya sudah dua kali diundang untuk dimintai keterangan, panggilan pertama pas paripurna saya tidak hadir, Kamis (27/10) saya kembali diundang kebetulan ada rapat

Kua PPAS 2017 saya juga tidak hadir,"terang Kepala bidang Asset DPPKAD Kerinci, Apdel.

Dikatakannnya, informasi akan perdagangan lelang kendaraan dinas memang sudah diketahui dirinya, bahkan salah seorang korban sendiri yang melaporkan kepada dirinya. Usaha perdagangan lelang kendaraan dinas tersebut memang murni tanpa campur tangan dirinya.

Bahkan, dia juga terkejut ketika beredarnya informasi tersebut. Meski demikian, dia mengakui ZF merupakan pegawai honornya, namun sudah tidak lagi sekarang. Pada tahun 2014, ZF menjadi panitia penjualan Asset. "Untuk SK panitia Penjualan tahun 2015 dan 2016, tidak ada lagi nama ZF. Dia bahkan tidak masuk kantor lagi, saya juga heran kenapa dia berani.

Bahkan, informasinya atas kegiatan itu dia berhasil mengumpulkan uang lebih kurang Rp 300 juta,"jelasnya.

Ditanya terkait lelang Kendaraan Dinas, Apdel mengatakan sampai saat ini proses lelang asset masih dalam pengembangan. Bahkan, jadwal pelaksanaannya belum ditetapkan. 

"Sampai sekarang kita masih dalam tahapan, belum dilakukam penjualan sama sekali,"tegasnya. (adi)


Berita Terkait



add images