JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Adanya polemik "anggaran siluman" terhadap pekerjaan infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya pada pekerjaan Jembatan lumahan dan jalan dua Jalur di merlung tahun 2016 yang menelan anggaran miliaran rupiah ternyata dibantah oleh Mantan Bupati Tanjung Jabung Barat, Usman Ermulan. Pasalnya, pembuatan anggaran APBD Tahun 2016 masih di zamannya saat menjabat sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat.
"Jembatan lumahan itu real, melalui KUA PPAS, di KUA PPAS itu hanya antaran pertama, jadi kalau antaran pertama itu bisa ditambah dan dikurangi. Itulah makanya pembahasan APBD itu Pemda dan banggar DPRD. Dia mengoreksi apa yang diajukan pemda mungkin ada yang kurang tepat. Diluruskan oleh panitia anggaran. Ada aspirasi dari masyarakat yang dimasukkan, dan itu biasanya berimbang," ujarnya Rabu (26/10).
Ia menolak adanya anggapan anggaran tersebut nyelonong begitu saja. Karena yang sudah di KUA PPAS itu bisa menjadi acuan pertama dengan anggaran yang di kurang atau ditambah tergantung panitia anggaran.
"Kalau nyelonong itu gak ada. Mungkin kehilafan atau tidak terbaca karena terlalu banyak," tambahnya.
Soal Jembatan lumahan itu kata dia tidak ada imagenya waktu itu tidak memikirkan Safrial dan Usman, yang penting infrastruktur ini ada untuk kepentingan masyarakat. (sun)
