iklan Hamdi bersama Wagub Fachori Umar & Cek Endra.
Hamdi bersama Wagub Fachori Umar & Cek Endra.

JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Partai Nasional Demokrat (NasDem) mulai bermanuver jelang pendaftaran Calon Kepala Daerah (Cakada) Tebo pertengahan september mendatang. Manuver politik terlihat setelah partai besutan Surya Paloh itu mulai mendesak Calon Bupati Tebo, Hamdi untuk segera mencari rekan koalasi.

Bahakan desakan ini berujung pada ancaman NasDem untuk manarik dukungan dari Hamdi. Padahal, sebelumnya NasDem terlihat komitmen mendukung Mantan Wakil Bupati Tebo.

Hal dibenarkan oleh Ketua DPC NasDem Tebo, Zamzami dikonfirmasi.  "Jika pak Hamdi tidak bisa menambah jumlah kursi dukungan, mau tidak mau kita harus tarik dukungan," ujarnya.

Dia menjelaskan wacana penarikan dukungan tergantung pada Hamdi sendiri. Jika Hamdi nantinya bisa menambah jumlah kursi maka NasDem akan konsisten, sembari melihat arah dukungan Partai Demokrat.

"Kita juga melihat Demokrat nanti dukung siapa, tapi bukan berarti kita bergantung pada Demokrat, namun kita melihat situasi, sebab NasDem nantinya dalam Pilkada akan tetap mendukung calon," jelasnya.

Menurutnya, jika Hamdi tidak mampu meperkuat koalisi partai, maka mekanismenya dikembalikan kepada DPW dan DPP untuk dibahas kembali. Dari sinilah dukungan NasDem kembali akan ditentukan.

"Kalau itu perlu pembahasan lagi, akan kita serahkan ke DPW dan DPP untuk penentuannya,"tegasnya.

Disisi lain, ditengah wacana penarikan dukungan dari Hamdi, beredar kabar NasDem telah menemukan kesepakatan untuk mendorong pasangan incumbent, Sukandar-Syahlan. Sinyal itu semakin diperkuat setelah Direktur Media Center Suka-Syahlan, Slamet mengaku kandidatnya memiliki hubungan baik dengan NasDem.

"Kita masih tetap menjalin komunikasi yang baik dengan Nasdem. Apakah nanti akan beralih mendukung Suka-Syahlan, semuanya keputusan dari partai nasdem" tukasnya.(bjg)


Berita Terkait



add images