iklan Jamaah haji asal Jambi saat melakukan rituan melempar Jumroh kemarin.
Jamaah haji asal Jambi saat melakukan rituan melempar Jumroh kemarin.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Setelah selesai  menjalankan rukun haji Wukuf di Arafah, maka jamaah haji asal Jambi akan melempar jumroh di Mina. Setelah mampir di Muzdalifah, maka jamaah termasuk fase kritis lantaran jamaah akan berebut melaksanakan lempar jumrah, salah satu kewajiban ibadah haji.

Alhamdulillah Kloter 19 telah selesai Tahallul awal, setelah tadi siang pukul 11.00 WAS digerakkan untuk melontar Jumrotul Aqobah dengan dipandu pihak Maktab 63, ujar Pembimbing Ibadah Ketua Kloter 19, Ahmad Solahuddin .

Dikatakan Solahuddin, kondisi jamaah Kloter 19 diakuinya secara umum sehat, karena jamaah yang sakit dan lansia banyak yang diwakilkan saat melempar Jumrohnya. Kondisi jamaah saat ini istirahat memulihkan stamina karena kegiatan besok masih padat, akunya.

Hal yang sama juga diakui Ketua Kloter 20, Syaifullah Rasidi mengakui bahwa jamaah sudah selesai Tahalul awal. Kegiatan jamaah saat ini perbanyak zikir dan ngaji di tenda masing-masing.

Jamaah kami anjurkan untuk selalu di tenda karena cuaca yang sangat panas. Tapi secara umum kondisi jamaah sehat wal affiat, akunya.

Saat ditanyai tentang kegiatan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), Saifullah mengatakan bahwa jamaah haji Jambi di Kloter 20 bisa menjalankan semua rukun haji dengan baik. Semuanya berjalan dengan baik dan kami dalam keadaan sehat, ujarnya.

Sebelumnya, pelaksanaan wukuf di maktab-maktab jamaah haji Indonesia kemarin berlangsung khidmat. Ratusan ribuan jamaah larut dalam zikir dan doa di tenda-tenda. Bahkan, hingga meluber ke luar tenda dan jalanan.

Saat pelaksaaan wukuf di Arafah kemarin, cukup banyak jamaah yang mengalami dehidrasi. Maklum, cuaca lumayan menyengat. Para jamaah yang dehidrasi itu sebagian besar para jamaah lanjut usia lansia. (kta)


Berita Terkait