JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dewan Perwakilan Raktar Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Jambi untuk berhati-hati dalam menyusun target-target Pendapatan Daerah serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Peringatan itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jambi, H Cornelis Buston, menanggapi pengumuman pemangkasan anggaran Pemerintah Pusat pada postur APBN-Perubahan tahun anggaran 2016 yang mencapai angka Rp 133 T.
Kita sudah sama-sama dengar Presiden mengumumkan pemangkasan APBN-Perubahan tahun 2016. Imbas pemangkasan itu, DAU kita Provinsi Jambi terjadi pengurangan lebih kurang 20 persen atau sekitar Rp 144 M. Akibatnya, mau tidak mau kita juga harus melakukan pengurangan di sejumlah SKPD, khususnya pada biaya langsung seperti pembangunan fisik, kata Ketua DPRD Provinsi Jambi, H Cornelir Buston, Kamis (18/8) sore, Kemarin.
Pemangkasan itu menurutnya sangat perlu dilakukan, mengingat skema APBD Provinsi Jambi yang juga ikut mengalami pengurangan imbas dari pemangkasan DAU itu.
Target-target PAD pasti akan berkurang. Apalagi pengurangan ini cukup besar. Semula kita dikurangi lebih kurang 10 persen sekarang ditambah lagi 20 persen. Jumlah ini tentu tidak sedikit dan sangat menganggu program-program kita yang sebagian sudah berjalan, terang Cornelis.
Oleh karenanya, untuk penyusunan KUA-PPAS mendatang TAPD harus sangat berhati-hati dalam menetapkan target-target penerimaan daerah. Kita di dewan juga akan mengawasi, apakah target-target itu realistis apa tidak. Jangan sampai APBD kita tidak sehat, tambahnya. (fth)
