iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kabag Ekonomi Setda Tanjabtim, Berilyan mengeluhkan data penerima raskin di Tanjabtim yang dikeluarkan BPS. Pasalnya data yang digunakan masih data lama dan tidak mengalami perubahan.

"Kan ada warga yang sudah meninggal, pindah atau pun perekonomian membaik, tapi masih menerima," katanya, Jumat (5/8).

Data penerima raskin di Tanjabtim adalah datang yang dikeluarkan tahun 2011 silam. Seharusnya setia tahun ada penambahan data baru, tidak lagi menggunakan data lama.

"Kalau masih data lama artinya tidak ada perubahan jumlah warga kurang mampu di Tanjabtim," jelasnya.

Mengenai jumlah penerima raskin sesuai data yang dikeluarkan BPS, tercatat 11.343 Kepala Keluarga (KK) di Tanjabtim menerima raskin. Jumlah penerima ini tersebar diseluruh Kecamatan di Tanjabtim.
"Hampir seluruh Kecamatan di Tanjabtim menerima raskin. Jatah raskin perkepala keluarga mendapat 15 kilo perbulan," terangnya.
Dalam penyaluran raskin sebelumnya dibayar secara tunai. Ini untuk menghindari tunggakan jatah raskin yang disalurkan Bulog. Setiap kilo beras raskin saat ini diharga Rp 1600. (yos)


Berita Terkait



add images