JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Penyakit demam berdarah masih mengancam masyarakat di Kota Jambi. Berdasarkan laporan sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Jambi, Januari hingga Juni 2016 sebanyak 707 kasus DBD. Jumlah ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu, hanya 483 kasus. Sementara untuk pasien meninggal 9 orang.
Prediksi kami akan meningkat, melihat kondisi hujan yang terus terjadi yang mengakibatkan genangan air dari sisa banjir, kata Ida Yuliati, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi wabah demam berdarah ini. Salah satunya dengan menyebarkan bubuk abate di setiap Kecamatan.
2015, kami sudah membagikan bubuk abate untuk membunuh jentik nyamuk," ujarnya.
Cara yang paling efektif untuk menanggulangi DBD itu dengan memberantas sarang nyamuk. Terutama di lingkungan terdekat, sebab penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian sektornya, yaitu nyamuk Aides Aegypti.
Dari 707 kasus yang ditemukan sepanjang tahun 2016 itu, dan sembilan jiwa meninggal dunia, itu diakibatkan dari wabah demam berdarah karena lambat dibawa ke Rumah Sakit untuk segera diberikan pertolongan medis.
Umumnya penderita DBD ini masih anak-anak dan saat ini laporan terakhir yang masuk dari 707 kasus itu, Sembilan diantaranya meninggal dunia, pungkasnya. (hfz)
Penyakit demam berdarah masih mengancam masyarakat di Kota Jambi. Berdasarkan laporan sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Jambi, Januari hingga Juni 2016 sebanyak 707 kasus DBD. Jumlah ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu, hanya 483 kasus. Sementara untuk pasien meninggal 9 orang.
Prediksi kami akan meningkat, melihat kondisi hujan yang terus terjadi yang mengakibatkan genangan air dari sisa banjir, kata Ida Yuliati, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi wabah demam berdarah ini. Salah satunya dengan menyebarkan bubuk abate di setiap Kecamatan.
2015, kami sudah membagikan bubuk abate untuk membunuh jentik nyamuk," ujarnya.
Cara yang paling efektif untuk menanggulangi DBD itu dengan memberantas sarang nyamuk. Terutama di lingkungan terdekat, sebab penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian sektornya, yaitu nyamuk Aides Aegypti.
Dari 707 kasus yang ditemukan sepanjang tahun 2016 itu, dan sembilan jiwa meninggal dunia, itu diakibatkan dari wabah demam berdarah karena lambat dibawa ke Rumah Sakit untuk segera diberikan pertolongan medis.
Umumnya penderita DBD ini masih anak-anak dan saat ini laporan terakhir yang masuk dari 707 kasus itu, Sembilan diantaranya meninggal dunia, pungkasnya. (hfz)
