JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Momen Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-69 dimanfaatkan oleh Gubernur Jambi, H.Zumi Zola,S.TP,MA untuk mengharapkan dukungan dan bantuan pembangunan dari Presiden Republik Indonesia, Ir.H.Joko Widodo (Jokowi) dalam kelistrikan dan pembangunan pelabuhan di Jambi.
Zola berharap, agar Jokowi membantu pembangunan kelistrikan dan pelabuhan yang repesentatif di Provinsi Jambi. Harapan tersebut dikemukakan oleh Zola dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Hakopnas) ke-69 Tahun 2016, bertempat di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (21/7) siang.
Kedua hal tersebut (bantuan pembangunan kelistrikan dan pelabuhan) merupakan permohonan Pemerintah Provinsi Jambi yang disampaikan Zola kepada Jokowi dalam acara tersebut.
Zola mengungkapkan, kondisi listrik di Provinsi Jambi yang sering padam. Zola mengharapkan, dari rencana pengadaan suplai energi listrik 35.000 Mega Watt oleh Pemerintah Pusat, dan berdasarkan RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) 1.800 Mega Watt untuk Provinsi Jambi, benar-benar terwujud, untuk meningkatkan suplai energi listrik Jambi, yang tentunya sangat dibutuhkan dalam pembangunan Provinsi Jambi.
Zola juga mengharapkan, bantuan Jokowi dalam pembangunan pelabuhan yang representatif di Jambi, yang sejalan dengan konsep pembangunan poros maritim dan tol laut di masa kepemimpinan Jokowi. Zola menyatakan Jambi berharap bisa memiliki international port(pelabuhan standar internasional).
Terkait pembangunan koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Provinsi Jambi, Zola mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sangat serius dalam pembangunan koperasi dan akan terus melakukan pembinaan agar koperasi terus semakin bermbang.
Dikatakan oleh Zola, ada 2.264 koperasi yang aktif di Provinsi Jambi dengan jumlah anggota 368.413 orang, dan Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi dan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Jambi serta seluruh pihak terkait, akan terus berupaya untuk melakukan pembinaan koperasi.
Selain itu, Zola menyatakan, sejalan dengan pembangunan koperasi, yang kebanyakan berada di desa-desa, Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berusaha menggalakkan pembangunan ekonomi dan infrastruktur desa.
Presiden Republik Indonesia, Ir.H.Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia telah masuk dalam persaingan global dan telah 6 bulan masuk dalam perdagangan bebas negara-negara Asia Tenggara (ASEAN Free Trade Area/ AFTA). Dan, kian hari, persaingan itu kian ketat.
Jokowi mengatakan, kompetisi antar kawasan juga semakin ketat, seperti bloknya Tiongko, blok Amerika, dan blok Uni Eropa. Saya harap ada kesadaran semua tentang ketatnya persaingan. Tantangan sangat besar, perlu adaptasi menyikapinya, ujar Jokowi.
Untuk itu, Jokowi menghimbau agar koperasi dan UKM bersatu dan bekerjasama supaya semakin kuat terutama dalam hal finansial Biar mudah danbankable, sebut Jokowi. Negara-negara saja bersatu, tambah Jokowi.
Jokowi menyatakan, koperasi adalah cerminan dari ekonomi Pancasila dengan prinsip kegotongroyongan, dan ekonomi Pancasila dan kegotongroyongan sangat bagus, tinggal penerapannya yang sulit. Jokowi mengingatkan agar manajemen koperahi terus dibenahi. (hms/wan)
