iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH-Sungaipenuh - Akibat bentrok antara pemuda Desa Pungut Tengah, Kecamatan Air Hangat Timur dengan pemuda Desa Pasir Jaya, Kecamatan Siulak Mukai, Rabu (20/7) sore lalu saat Tunamen Sebakbola di Desa Pungut Mudik pihak Desa Pasir Jaya didenda seekor kerbau.

Hal ini hasil kesepakatan damai kedua desa yang bertikai tersebut setelah melaksanakan perundingan di Desa Pungut Mudik pada Rabu malam.

Kapolres Kerinci melalui, Kabag Ops Polres Kerinci, Kompol Priyo Purwanto Sik mengatakan, sekitar pukul 23.55 Rabu malam telah diadakan perundingan kedua belah pihak, antara pihak Desa Pasir Jaya dan pihak Desa Pungut Tengah yang bertempat di rumah Kepala Desa Pungut Mudik dan dihadiri oleh Camat Air Hangat timur, Kepala Desa Pungut Tengah, Kepala Desa Pungut mudik, Kepala Desa Pasir Jaya dan keluarga korban.

Dari hasil perundingan disepakati empat poin, diantaranya, pihak Desa Pasir Jaya dikenakan sangsi adat Desa Pungut Mudik, karena telah menjadi penyebab keributan diwilayah adat Desa Pungut Mudiak dengan membayar denda kerbau 1 ekor yang diuangkan sejumlah Rp 1.500.000. Kemudian kedua belah pihak antara pelaku pembacokan dan korban pembacokan sepakat untuk berdamai dengan ketentuan pihak keluarga pelaku pembacokan mengobati dan mengganti biaya ganti rugi korban selama dalam keadaan sakit.

Pihak Desa Pasir Jaya akan menyanggupi uang sejumlah Rp 7.500.000 dengan rincian untuk biaya adat Rp 1.500.000 dan untuk pengobatan korban Rp 6.000.000. "Masing-masing Kepala Desa mengumumkan kepada warganya bahwasanya kejadian bentrok antara Desa Pasir Jaya dengan Desa Pungut Mudik sudah diselesaikan," jelasnya.

Diungkapkannya, bentrok ini terjadi pada hari Rabu tanggal 20 Juli 2016 sekitar pukul 16.00 saat pertandingan bola kaki antara tim Desa Pungut Tengah melawan tim Desa Pasir Jaya yang bertempat di lapangan Bola Kaki Desa Pungut Mudik yang ditonton oleh ratusan suporter masing-masing tim.

Pada saat babak kedua sekitar pukul 17.45 antara salah satu pemain Pungut Tengah dengan Pasir Jaya berebut bola, kemudian pada saat perebutan, pemain dari Pasir Jaya terjatuh.

Merasa tidak senang dengan kejadian itu, suporter Pasir Jaya turun ke lapangan kemudian di susul oleh suporter Pungut Tengah, lalu terjadilah bentrokan. "Satu orang warga Pungut Tengah Riswanto (35) dibacok penonton Pasir Jaya, bernama Indrus (38)," ucapnya.
Bentrok ini selesai setelah petugas Kepolisian turun mengamankan dua Desa yang bertikai dan langsung dilakukan perundingan dengan kedua Desa.(dik)

Berita Terkait



add images