iklan Warga mendatangi lokasi proyek jembatan Rabu (20/7)
Warga mendatangi lokasi proyek jembatan Rabu (20/7)

JAMBIUPDATE.CO, MUARABULIAN - Akibat dari salah satu proyek Provinsi senilai Rp 9 Milyar, salah satunya yakni pelebaran jembatan desa Sungai Buluh dusun Kampung Tengah kecamatan Muarabulian, yang dikerjakan oleh PT Adhi Bina Inti. 50 hektar lahan padi milik petani terendam. Genangan air tersebut, hingga lokasi persawahan depan rumah dinas Bupati Batanghari.

Hal tersebut disebabkan kayu penunjang jembatan menghambat sampah yang mengalir bersama air dibawah jembatan. Pada musim hujan saat ini, debit air semakin tinggi karena terhambat sampah.

Merasa dirugikan akibat pengerjaan proyek Provinsi, sekitar pukul 11.00 wib Kamis (20/7), puluhan petani mendatangi lokasi proyek pelebaran jembatan tersebut. Dengan membawa parang dan alat seadanya, puluhan petani turun langsung kebawah jembatan membersihkan sampah yang menumpuk karena terhambat kayu penyangga cor jembatan.

"Tanaman sayur yang kami tanam, sejak adanya pengerjaan jembatan ini, semuanya mati. Kini hanya tinggal tanaman padi, jika terus terendam air, padi yang baru kami tanam pasti mati,"kesal petani saat dilokasi proyek pelebaran jembatan tersebut.

"Pihak rekanan tidak memikirkan petani, mereka seenaknya kerja namum petani merugi,"tambahnya.(adi)


Berita Terkait



add images