JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Kesadaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin untuk berzakat tenyata masih sangat rendah. Dari lebih 6.000 lebih, hanya sedikit yang berzakat.
Ini diungkapkan Bupati Merangin, Al Haris, saat menyalurkan zakat PNS yang dikumpulkan Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) di Pondopo Ramah Dinas Bupati, Sabtu (11/6).
Sampai Ramadan ini, Pegawai Negeri Sipil di jajaran Pemkab Merangin yang membayar zakat melalui Baznas baru mencapai 16,45 persen, ujar Bupati.
Ia melanjutkan, jika seluruh pegawai di Merangin sepakat menyisihkan 2,5 persen dari gajinya untuk zakat, tentunya akan berpotensi dana yang terkumpul dalam jumlah yang banyak. Bahkan tiap bulannya bisa mencapai Rp500 juta.
Kedepan, Al Haris mengintruksikan agar bendahara di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menarik zakat pegawai dan menyalurkannya laporan dana yang ditarik ke Baznas.
Seluruh kepala dinas di jajaran Pemkab Merangin wajib mengkoordinir dinasnya, karena dana ini untuk keperluan umat Muslim yang tidak mampu, ujarnya. (amn)
