JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Jebolnya Jembatan di pasar Tanggo Rajo Ilir 8 Bulan lalu, nampaknya harus menjadi penderitaan para pedagang. Pasalnya setelah 8 bulan sampai sekarang Pemkab Tanjabbar tidak pernah memberikan bantuan perbaikan jembatan kembali. Karenanya, para pedagang dan masyarakat di sekitar membangun jembatan dengan kayu secara swadaya.
Muhammad Nasir, ( 84) salah satu pedagang yang berlokasi di jembatan tersebut mengatakan sejak ambruknya jalan pada 8 bulan silam, pendapatannya berkurang drastis. Bahkan ia mengaku hampir gulung tikar. Pasalnya, pembeli enggan menyambangi lapak milik mereka akibat tidak adanya akses jalan yang nyaman.
"Ya pernah, salah satu pegawai katanya akan membangun jembatan ini lagi, tapi sampai sekarang tidak dibangun, berhubung mau puasa dan lebaran, kami sepakat membangun jalan seadanya dengan dana swadaya, dan alhhamdulillah, walaupun mengunakan kayu seadanya, jalan sudah bisa dilewati pembeli tapi hanya pejalan kaki, untuk motor belum bisa, ujarnya.
Jalan sementara yang kami buat hasil sumbangan dari para pedagang, ada yang Rp100 ribu hingga Rp250 ribu, walaupun hanya kayu tapi kami puas jalan bisa dilalui dan toko kami mulai dipadati pembeli," tambahnya. (sun)
