JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kesadaran masyarakat Tanjabtim untuk membayar tagihan listrik masih minim. Ini terbukti dari data yang dimiliki PLN Ranting Muarasabak. Berdasarkan data tersebut, ternyata tunggakan listrik rumah tangga masyarakat mencapai Rp800 juta.
Kepala PLN Ranting Muarasabak, Sumardi membenarkan banyaknya tunggakan listrik rumah tangga di Tanjabtim.
"Terbanyak di Kecamatan Sabak Barat dan Sabak Timur, sementara pemerintahan bayarnya lancar," kata Sumardi, Minggu (5/6).
Dikatakannya, bahkan tunggakan listrik rumah tangga ada yang mencapai sembilan bulan tidak melakukan pembayaran rekening listrik. Pihaknya pun sampai berkali-kali memberikan surat teguran.
"Yang sangat disayangkan, yang melakukan penunggakan adalah rumah mewah, bukan rumah sederhana," jelasnya.
Ketika ditanya alasan masyarakat menunggak tagihan listrik? Sumardi mengungkapkan, alasan sipenunggak hanya tidak memiliki uang untuk membayar tunggakan.
"Padahal rumah mewah, tapi tidak sanggup bayar listrik," terangnya. (yos)
