iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Walaupun telah mengikuti ujian sertifikasi guru dan telah dinyatakan lulus, namun belum berdampak guru-guru ini menerima dana sertifikasi. Kadisdik Tanjabtim, Feri Marjoni dikonfirmasi via ponsel mengatakan, setidaknya terdapat sekitar 200 guru yang terancam tidak akan dibayarkan dana sertifikasinya.

"Ada yang belum dibayar karena SK belum terbit," jelasnya.

Penyebab SK belum terbit karena dapodik sekolah yang tidak valid, dan berdampak terhadap terbitnya SK sertifikasi guru. "Kan yang menerbitkan SK langsung dirjen dari kementerian terkait. SK yang ditunda itu tergantung lagi dari dapodik sekolah," urainya.

Dari data yang dimilikinya, saat ini Tanjabtim memiliki 1.300 guru yang telah mengikuti ujian sertifikasi, 1.100 guru diantaranya telah menerima dana sertifikasi. "Bukan data golongan, tapi memang SK yang belum terbit," pungkasnya. (yos)


Berita Terkait



add images