JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - PT. Hexindo Gemilang Jaya acuhkan himbauan Bupati. Perusahaan yang bergerak di bidang migas, yang melaksanakan kegiatan pendirian ajungan pengeboran minyak (Rig) di Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, hingga saat ini belum menerima pekerja lokal dimana Rig didirikan.
Padahal, Apri Anto bagian Safety yang mewakili PT. Hexindo Gemilang Jaya sudah dipanggil Dinsosnakertrans 16 Mei 2016 lalu terkait penerimaan pekerja lokal. Bahkan, Apri Anto sudah dibekali surat himbauan dari Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Surat himbauan tersebut, Nomor 560/1202/4.3/DSKT/2016 tentang penempatan tenaga kerja lokal di perusahaan-perusahaan yang ada di Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Waluyo, salah satu warga yang memiliki skill di bidang pengeboran mengakui, belum ada tindak lanjut dari pihak perusahaan. Perusahaan saling lempar, dan mengumbar janji. Dari 1 hari ke 2 hari namun pada kenyataannya hingga pekerjaan rig hampir rampung pemanggilan tidak dilakukan perusahaan.
"Pekerjaan pemasangan Rig hampir rampung, namun sampai saat ini kami belum juga di terima sebagai pekerja,"ungkap Waluyo.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dissosnakertrans), Ismunandar, dikonfirmasi terkait permasalahan ini langsung menghubungi Humas PT Hexindo Gemilang Jaya. Dia langsung mempertanyakan kenapa hingga saat saat ini, tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan (Skill) belum dipekerjakan? Gunawan mengaku, belum bisa memberikan kepastian kapan pekerja lokal akan di pekerjakan.
"Saya baru dua hari menjabat sebagai humas perusahaan. Jadi belum bisa memberikan keputusan secepat itu," ujar Gunawan via ponsel saat Kadis Sosnakertrans via ponselnya. (sun)
