JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Warga Desa Muntialo Rt.07 dan Rt.09 Kecamatan Betara, saat ini mengeluhkan lahan kebun mereka yang mendadak mati. Puluhan hektar kebun ini terancam tak berproduksi lagi setelah tanaman tersebut mati. Diduga, tanaman ini tercemar limbah.
Kejadian ini berawal dari air sungai yang meluap masuk ke kebun warga dengan kedalaman kurang lebih setengah meter. Namun setelah air luapan tersebut menyurut terdapat genangan kumpalan seperti minyak yang kental menyelimuti sebagian kebun warga. Diketahui, kebun warga Rt.07 dan warga Rt.09 yang tercemar adalah kebun sawit, kebun karet maupun kebun dengan jenis tanaman yang lainnya.
Kades Muntialo M.Nasir saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebun warga Rt.07 dan Rt.09 di Desa Muntialo Kecamatan Betara yang kebunnya yang mati dan tidak diketahui sebabnya.
Katanya, dilihat dari lokasi yang dilakukan pengecekan kemarin terdapat cairan minyak yang mengental meyelimuti kelseluruhan kebun yang dimiliki warga.
Kami setelah mendapat laporan langsung ke lokasi untuk memastikan yang kata warga kebun mereka diduga terkena limbah yang dihasilkan oleh perusahan, dari hasil yang dilakukan juga pihaknya tidak bisa memastikan seratus persen apa kah itu limbah dari perusahaan atau dari faktor alam. Ujarnya.
Dengan kejadian ini kita akan berencana akan melaporkan kepada pihak instansi terkait(BLHD-) untuk memastikan limbah apa yang hanyut sampai kedesa ini. sebutnya. (sun)
