JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Wacana Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengurangi jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) demi mendorong efisiensi birokrasi menjadi polemik panas dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, di Kabupaten Sarolangun sendiri, tidak akan mengurangi jumlah Pegawai Negeri Sipil dengan wacana pusat tersebut. Sarolangun masih banyak kekurangan PNS untuk menjalankan roda pemerintahan.
Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali kemarin (3/5) soal wacana pusat tersebut mengatakan, motivasi Pemerintah Pusat yang berupaya menciptakan efisiensi kinerja birokrasi dengan melakukan rasionalisasi jumlah PNS. Meski begitu, upaya rasionalisasi, baik melalui program pensiun dini, atau pembatasan rekrutmen, tidak diberlakukan di Kabupaten Sarolangun.
Kita berharap Sarolangun dikecualikan. Karena, Pemerintah Sarolangun masih banyak butuh Tenaga PNS sampai lima tahun kedepan, katanya.
Kebutuhan itu, katanya, antara lain, ada di tenaga Pendidik, Kesehatan, Pertanian, Penyuluh dan bagian Hukum.
Ini masih sangat kurang, kata Thabroni. (dez)
