iklan Kondisi MAN 2 Sungai Penuh
Kondisi MAN 2 Sungai Penuh

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH- Longsor kembali terjadi di Sungaipenuh. Kali ini menimpa bangunan MAN 2 Sungaipenuh yang baru dibangun di Bukit Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai Jumat (8/4).

Pantauan dilapangan, sejumlah ruangan sekolah terancam amblas, karena tebing disekelilingnya tergerus dibawa air. Selain itu drainase disekolah tampak tidak berfungsi, karena tertimbun material longsor.

Jika tidak diatasi secepatnya, dikhawatirkan akan berakibat ambruknya gedung sekolah.

Kepala MAN 2 Sungai Penuh, Syafri Juana mengatakan, longsor yang terjadi di MAN 2 tersebut adalah yang kali kedua. Baik longsor yang pertama dan kedua ini pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Sungaipenuh. 

Dia berharap Pemkot dapat membangun turap penahan tebing, karena apabila tidak dibangun turap penahan tebing dalam waktu dekat, maka dikhawatirkan akan merobohkan gedung yang ada.

"Kondisi saat ini memungkinkan bagunan ambruk. Kita meminta perhatian Pemkot untuk memberikan tanggap darurat terhadap bangunan tersebut," ujarnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kota Sungai Penuh, Sukardi mengatakan, sejauh ini belum ada bantuan dari Pemkot. Longsor pertama telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungaipenuh dengan mengajukan proposal bantuan, tetapi tidak ditanggapi. Sehingga pihak sekolah terpaksa memperbaiki dengan sumbangan komite.
Demikian juga longsor yang kedua kalinya ini, juga belum ada reaksi pemerintah. Menurutnya, dari Kemenag tidak ada anggarannya dalam Dipa. 

"Kalau Pemda kan ada Dana Bencal. Pihak sekolah sudah mengajukan proposal bantuan, tapi belum ada realisasi," ujarnya. (dik)


Berita Terkait



add images