JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Siapa yang dipilih menjadi caretaker Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi paska berakhirnya masa jabatan Hasan Basri Agus (HBA) sebagai Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, sepertinya akan memberi pengaruh terhadap pertarung dalam perebutan Ketua DPD periode selanjutnya di Musda nanti.
Pengamat Politik Jambi, Jafar Ahmad saat dimintai tanggapannya mengatakan, jika DPP memperpanjang masa jabatan HBA untuk mengisi kekosongan hingga dilaksanakannya Musda, maka terdapat kemungkinan HBA telah medapatkan restu dari DPP. Baginya meski ini bukan indicator, tapi bisa saja merupakan indikasi restu yang dimaksud.
Kalau itu tidak ada caretaker boleh jadi HBA direstui. Ini salah satu indikasi meski bukan satu satunya indicator. Tapi pastinya SBY yang lebih tahu, katanya.
Namun jika yang terjadi sebaliknya, maka juga terdapat kemungkinan HBA tidak mendapatkan restu dari DPP. Karena bisa saja dengan habisnya masa jabatan, secara tiba-tiba orang DPP mengambil alih kontrol.
DPP itukan bisa saja turun kapan pun. Ini yang kita sebut indikasi mendapat restu tadi, ucapnya.
Meski demikian, lagi-lagi Jafar menegaskan pertarungan sesungguhnya berada di daerah. Karena apabila bisa menyakinkan DPC maka dia sudah bisa dipastikan melenggang.
Cik Bur misalnya, kalau dia bisa mengakamodir kepentingan Ketua DPC, maka kemungkinan besar mereka bisa bertahan dengan Cik Bur. Tapi jika tidak bisa saja berubah, katanya.
Baginya kepentingan ini sendiri justru berbeda antara satu dengan yang lain. Bahkan kepentingan dari Ketua DPC tersebut komplek dimulai dari partai, anggaran, jabatan dan sebagainya.
Jadi sepanjang siapa yang bisa mengakamodir kepentingan ini dengan penguasa. Cik Bur bisa tidak melakukan ini, sebutnya. (aiz)
