JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Lurah Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau, Juni Nugraha mengatakan, 40 persen kondisi jembatan SK 10 rusak parah. Penyebabnya usia jembatan dan konstruksi jembatan yang masih menggunakan bahan kayu.
"Apalagi jembatan sering dilalui kendaraan pengangkut sawit dan material bangunan. Sehingga mempercepat kerusakan," katanya Selasa (1/3).
Selain lantai jembatan, tiang jembatan juga sudah banyak yang rusak. Bila dilewati kendaraan berat dipastikan amblas jembatan ini. Jembatan SK 10 merupakan salah satu jembatan milik Provinsi yang berada di Tanjabtim. Terlebih letak jembatan juga masih berada dijalan milik Provinsi.
"Mudahan-mudahan dengan gubernur baru jembatan SK 10 dapat segera diperbaiki," terangnya.
Dia menambahkan, setiap mengalami kerusakan, jembatan langsung diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Memang untuk sementara mobilitas kendaraan tidak terganggu, namun untuk melintasi jembatan kendaraan harus melintas satu persatu.
"Memang pihak Provinsi tahun ini akan memperbaiki, namun tetap harus ada solusi sebelum diperbaiki agar jembatan tidak putus," tutupnya.
(yos)
