iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO Pungutan terhadap sejumlah siswa kembali terjadi di Kabupaten Bungo. Bahkan tidak tanggung-tanggung, para siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 1 Limbur Lubuk Mengkuang diminta menyetor Rp 700.000 dengan alasan sebagai biaya pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Pungutan ini berlaku untuk semua siswa kelas XII yang dalam waktu dekat akan mengikuti pelaksanaan UN. Hal ini mendapat kecaman dari Julhijayan tokoh pemuda setempat, dirinya mengatakan orangtua siswa sangat keberatan dengan  pungutan ini, ia menduga uang sebesar Rp700.000 per siswa tersebut disalahgunakan dan hanya untuk oknum pihak sekolah.

Pungutan ini sangat memberatkan kita para orangtua, ujarnya sembari menunjukkan kwitansi pembayaran dari pihak sekolah.

Pungutan tersebut pada kwitansi yang dikeluarkan pihak sekolah berbunyi untuk biaya pembayaran mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2015-2016. Jul mengatakan bahwa ini hanyalah akal-akalan pihak sekolah untuk meraup keuntungan dari siswa-siswa yang akan menamatkan pendidikannya di SMKN I Limbur Lubuk Mengkuang tersebut.

Tokoh pemuda Limbur ini pun berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo dapat memberikan pengawasan yang ketat bagi sekolah-sekolah, kurangnya ketegasan serta pengawasan Disdik membuat orangtua siswa dirugikan oleh ulah oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk keuntungan pribadi.

Oleh sebab itu, Jul meminta pihak Disdik turun dan bertemu para orangtua siswa serta mengaudit peruntukan dana tersebut, menurutnya pihak sekolah harus mengembalikan uang siswa yang sudah disetorkan ke pihak sekolah. Kita minta kejelasan peruntukan pungutan tersebut, dana tersebut harus di audit dan kembalikan ke siswa, tutup Julhijayan.

Sementara Taraki Kepala SMKN 1 Limbur Lubuk Mengkuang saat dimintai keterangan oleh awak media melalui telpon membenarkan adanya pungutan tersebut, bahkan Taraki mengklaim hal tersebut telah diketahui dan disetujui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo.

"Dinas tahu dan menyetujui pungutan ini, terang Kepala SMKN 1 Limbur Lubuk Mengkuang ini. (hnd)


Berita Terkait