JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Merasa tidak diindahkan dari Dinas PU dan kontraktor yang terkesan tutup mata terkait jebolnya tanggul. Akhirnya warga sepakat untuk melaporkan penegak hukum terkait pekerjaan tanggul di lokasi Manunggal 2, Kelurahan Tungkal 2 yang dikerjakan Tahun 2014 lalu.
Hal tersebut dilakukan karena sudah sekian lama kerusaan tanggul tidak diperbaiki oleh Dinas PU dan Kontraktor, bahkan kini kondisinya semakin parah.
"Ya kita minta pihak kejaksaan mengusut pekerjaan proyek ini. masa iya belum berapa tahun sudah rusak. Kuat dugaan proyek dikerjakan asal jadi dan kurang pengawasan dari Dinas PU dan kosultan hingga kualitas pekerjaan sudah hancur," ujar Isam selaku ketua RT 08.
Dirinya menegaskan, meski masa pemeliharaan proyek telah habis, dirinya bersama warga lain meminta rekanan maupun Dinas PU untuk bertanggung jawab.
"Kan dana pemeliharannya belum digunakan, meskipun masa pemeliharaanya telah habis kalau memang telah digunakan dana pemeliharaan lokasi tanggul mana yang dilakukan pemeliharaan," tambahnya.
Dijelaskannya, dengan kondisi tanggul yang jebol seluruh warga dikawasan tanggul menjadi banjir bila air pasang, dan itu sangat mengganggu karena melumpuhkan aktifitas warga. (sun)
