JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kades Sungai Jambat, Kecamatan Sadu, Edi Leonardo mengeluhkan 21 pintu air yang berada di wilayahnya dalam kondisi rusak berat dan ringan.
Padahal keberadaan pintu air di wilayahnya sangatlah penting, untuk mengontrol aliran air reservoir, sungai dan pada sistem tanggul.
"Kalau pintu air rusak tentu aliran air yang masuk kewilayah kami bisa menggenangi rumah warga, terlebih lokasi Desa kami tidak berjauhan dengan laut," ujarnya Senin (29/2).
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Dinas PU Tanjabtim menyangkut kerusakan pintu air diwilayahnya. Karena 21 pintu air tersebut merupakan milik Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI.
"Mudah-mudahan pintu air yang berada di Desa kami dapat diperbaiki," pungkasnya. (yos)
