iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN  Banyaktenaga pendidik di Kabupaten Sarolangun yang mengajar di daerah terpencil tidak diperhatikan oleh Pemkab setempat. Buktinya, hingga saat ini masih banyak dari mereka tidak mendapatkan tunjangan.

Ini dikaui oleh Kapala Dinas Pendidikan (Disdik) Sarolangun, H Lukman. Kata Dia, di Sarolangun ratusan guru yang bertugas di daerah terpencil belum mendapat tunjangan khusus.

Banyak guru yang tidak dapat. Ada separuh dari jumlah guru yang bertugas di wilayah terpencil, kata Lukman tanpa menyebutkan jumlah guru yang bertugas diwilayah terpencil.

Dia menyebutkan, banyaknya guru terpencil tak mendapatkan tunjangan, disebabkan pemberian tunjangan tersebut berdasarkan kuota. Selain itu yang menentukan guru yang mendapat tunjangan juga dilakukan oleh pihak dari pusat.

Mungkin karena itu banyak guru yang tak terdata, sehingga tak mendapatkan tunjangan, tuturnya.

Dibeberkannya, tunjangan tersebut diberikan kepada semua guru yang bertugas di daerah terpencil, baik guru PNS maunpun honorer. Bagi guru PNS besar tunjangan bervariasi, yakni tergantung dari besar gaji pokok yang mereka terimaka onorer.

Untuk guru PNS itu tunjangannya sebesar gaji pokok. Dan untuk guru honorer sebesar Rp 1,5 juta perbulan, jelasnya. (dez)


Berita Terkait