JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Sudah sekilan lama Suku Anak Dalam (SAD) yang berdomisili di Sungai Dahan, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, memimpikan data kependudukan. Sayangnya, hingga saat ini, impian tersebut tak kunjung terwujud. Padahal, sudah berulang kali jua keinginan untuk memiliki data kependuduk tersebut disampaikan ke Pemkab Tebo melalui dinas terkait.
"Sudah sering kami sampai keinginan ini (memiliki data penduduk, red). Tapi yang didapat hanya janji-janji saja. Sampai sekarang kami belum memiliki data penduduk," terang Husen penasehat kelompok SAD Sungai Dahan.
Menurut Husen, saat ini data kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu keluarga (KK) sudah sangat dibutuhkan. Setidaknya sebagai bukti bahwa keberadaan SAD diakui sebagai warga Indonesia.
"Kalau sekarang kita bingung. Domisili di Indonesia, tapi tidak punya KTP dan KK. Jadi seperti tidak diakui saja keberadaan kita di sini, "katanya.
Untuk itu, Husen minta kepada Pemkab Tebo melalui dinas terkait agar bisa membuatkan KTP dan KK untuk warga kelompok SAD, terutama kelompok Sungai Dahan Desa Muara Kilis. (bjg)
