JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kadinkes Tanjabtim, Samsiran Halim melalui Kabid P2PL, Jaipatul Aswar, mengungkapkan selama periode Januari terdapat 29 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Sisanya 97 kasus DBD terjadi pada awal Februari.
"Peningkatan Februari cukup tinggi, dibandingkan bulan Januari," kata Jaipatul Aswar.
Menurutnya, kasus DBD tertinggi terjadi di Kecamatan Dendang yakni 22 kasus, Geragai 21 kasus, Rantau Rasau 19 kasus dan Sabak Barat 19 kasus. Sedangkan sisanya berasal dari Kecamatan lain.
"Terlebih sekarang musim hujan, penyebaran DBD pun semakin tinggi," jelasnya.
Mengantisipasi meluasnya kasus DBD pihaknya selain telah melakukan sosialisasi, juga telah melakukan pemberian bubuk abate keseluruh Puskesmas di Tanjabtim, untuk kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat.
"Pemberian bubuk abate dilakukan secara gratis. Kalau puskesmas kurang langsung datangi kantor kami," terangnya seraya menginformasikan penderita DBD, didominasi anak-anak di bawah umur, atau di bawah 15 tahun. (yos)
