JAMBIUPDATE.CO, BANGKO - Pasca di turunnya harga Bahan Bakar Minyak(BBM) per 4 Januari, Selasa (5/1) sejumlah SPBU di diserbu warga. Baik yang menggunakan kendaraan truk dan mini bus. Bahkan antrian hingga ke luar SPBU dan membuat arus lalu lintas yang berada di depan SPBU macet.
Tak hanya warga yang ingin mengisi kendaraannya untuk keperluan sehari hari, antrian juga di dominasi oleh kendaraan yang diduga para penimbun BBM Jenis Solar. Dan juga masih banyaknya warga yang mengisi BBM menggunakan galon juga menjadi faktor antrian terjadi di SPBU Pematang Kandis.
Saya sudah setengah jam ngantre di SPBU Pematang Kandis, tapi belum juga mendapatkan BBM Jenis Premium. Padahal sebelum diturunkan tidak ada antrian sepanjang ini, ungkap Yusup, Selasa (5/1).
Ditambahkannya, jika pemerintah memang betul ingin menurunkan harga BBM jangan hanya dua ratus rupiah, sebaiknya seribu rupiah. Biar masyarakat merasakan turunnya harga BBM.
Saat ini masyarakat belum merasakan turunnya harga BBM, tandasnya. (amn)
