iklan Ketua Panwaslu Sungai Penuh Tony Indrayadi
Ketua Panwaslu Sungai Penuh Tony Indrayadi

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH-Kerawanan money politik di masa tenang juga dirasakan oleh Panwaslu Kota Sungai Penuh. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan pengawasan yang ketat.

Ketua Panwaslu Sungaipenuh, Toni Indrayadi mengatakan, dalam masa tenang pihaknya akan melakukan antisipasi money politik dan kampanye. Kita akan antisipasi kandidat memanfaatkan money politik sebelum hari H dan tetap awasi kandidat yang melakukan kampanye dengan strategi mereka, ujarnya.

Disebutkannya, dalam masa tenang tidak boleh lagi melakukan kegiatan yang sifatnya kampanye, seperti mengadirkan massa lalu membuat himbauan. Kita akan perintahkan Panwascam bekerjasama dengan unsur terkait lainnya  mengawasi kegiatan kandidat saat minggu tenang. Atribut kampanye juga akan kita turunkan, tandasnya.

Baca Juga: Masa Tenang, RR dan DiGas Saling Intai

Jika terbukti salah satu kandidat melakukan pelanggaran, maka akan ditindak sesuai undang-undang. Kalau terbukti akan ditindak sesuai undang-undang, tegasnya.

Fahrudin, Ketua Tim Koalisi Partai Pasangan Ferry Satria-Buzarman mengatakan, pihaknya akan menyiapkan tim untuk mengontrol money politik. Penyelewengan suara di KPPS juga tinggi. Kita akan pertajam pengawasan nantinya, ucapnya.

Baca Juga: Daerah Ini Diantisipasi Panwaslu Tanjab Barat Berpotensi Terjadi Money Politik

Satmarlendan Ketua Tim Kampanye Herman Muchtar-Nuzran Joher mengatakan, pihaknya menghimbau kandidat lain untuk mengikuti aturan dengan tidak melakukan kampanye. Terkait money politik diakuinya sulit untuk melacaknya. Kita himbau untuk menghindari hal-hal seperti itu. Untuk tim HM-MJ tidak kita izinkan (money politik,red), ucapnya.

Untuk pengawasan antar kandidat pasti dilakukan pihaknya, namun Panwaslu lah yang dapat bekerja kebih optimal, karena netral. Tapi Panwas jangan hilang kewibawaannya, karena banyak pelanggaran yang Panwas tidak berani menindaknya, sebutnya.

Sedangkan, Aspar Nasir, Ketua Tim Pemenangan Asafri Jaya Bakri-Zulhelmi terkait pengawasan masa tenang, pihaknya menyerahkan ke Panwaslu. Namun, jika pihaknya menemukan pelanggaran, maka pihaknya akan melaporkannya.

Kalau nampak didepan mata kita akan laporkan, tandasnya. (dik)

 


Berita Terkait



add images