JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Masa kampaye dua Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi yakni Hasan Basri Agus (HBA) Edi Purwanto (EP) dan Zumi Zola (ZZ) Fachrori Umar berakhir pada 5 Desember lalu.
Hari ini (6/12) keduanya sudah memasuki masa tenang hingga tanggal pencoblosan pada 9 Desember mendatang.
Tahapan ini juga akan berlaku bagi lima kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi yang juga menggelar Pilkada pada 9 Desember mendatang yakni Tanjab Timur, Tanjab Barat, Batanghari, Bungo dan Kota Sungai Penuh.
Namun demikian, meski disebut masa tenang, namun sejumlah pengamat menilai, justru pada masa tenang inilah sangat rentan terjadi kecurangan-kecurangan, terutama money politik, mengingat tanggal pencoblosan tinggal 3 hari lagi.
Hal ini tidak ditampik oleh pengamat politik Jambi Jafar Akhmad. Ia menyebutkan dari riset yang dilakukan, politik uang ini cenderung terjadi pada H-1 pemungutan suara.
Politik uang ini dari riset bisa juga pada malam harinya atau hari H itu, jelasnya.
Untuk itu, menurutnya kegiatan ini harus diwaspadai semua pihak. Kalau mengandalkan pihak keamanan dan Bawaslu tidak sanggup, makanya harus ada peran masyarakat, harapnya.
Senada juga disampaikan oleh Pengamat politik Indobarometer, Hadi Suprapto Rusli.
Kemungkinan Itu tentu ada. Makanya Bawaslu dan pihak kepolisian juga harus bekerja keras selain dibantu oleh masyarakat, katanya. (aiz)
