JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Mulai Senin (16/11) lalu hingga Jumat (27/11. Sebanyak 860 guru di Tanjabtim mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG).
Kadisdik Tanjabtim, Feri Marjoni mengungkapkan, UKG ini diikuti guru TK hingga guru SMA/SMK sederajat. Termasuk di dalamnya terdapat guru-guru honor yang telah terdaftar. Dia menegaskan, bila guru tidak mengikuti kegiatan ini dengan alasan yang tidak jelas, maka UKG ini tidak bisa diulang dengan alasan apapun.
"Kecuali bagi guru memberikan keterangan dengan alasan yang jelas, sepeti sakti dan ada keluarga yang meninggal," jelasnya.
Dari hasil penilaian sementara untuk nilai-nilai rendah banyak didominasi guru-guru Sekolah Dasar (SD). Penyebab nilai-nilai rendah guru-guru SD adalah faktor usia dari guru bersangkutan.
"Apalagi yang dites kan ada yang menggunakan komputer. Hampir sebagian besar guru SD kurang mahir menggunakan komputer," tukasnya. (yos)
