JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO - Banyaknya masyarakat di Kabupaten Bungo, yang tidak sadar akan jaminan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang telah dicanangkan oleh Pemerintah.
Terkait permasalahan tersebut, BPJS cabang Bungo bekerjasama dengan BPMPD untuk menggumpulkan seluruh Camat dan Rio agar memberikan pemahaman kepada masyarakatnya bahwa BPJS adalah jaminan kesehatam yang preminya ditanggung oleh pemerintah.
Wahyu Santoso, Kepala BPJS cabang Bungo dihadapan Camat dan Rio mengklaim bahwa masyarakat Bungo masih banyak yang belum menggunakan BPJS.
Kami mengalami kendala dengan faktor masyarakat masih awam dan belum paham apa itu BPJS, dan bagaimana prosesnya, ungkap Wahyu.
Sementara untuk pembiayaan dalam proses BPJS yang ditanggung oleh pemerintah untuk masyarakat di Kabupaten Bungo tidak kurang dari angka 3 milyar.
Untuk angka pastinya saya lupa, namun untuk pembiayaan setiap bulannya tidak kurang dari 3 milyar rupiah, tambah wahyu.
Terpisah, Ferdian salah satu warga Bungo yang tidak memiliki BPJS saat ditemui, mengakui bahwa dirinya tidak begitu paham bagaimana cara mengurus BPJS dan tidak pernah mendengar adanya sosialisi, menurutnya, selama ini sosialisasi hanya dilakukan di kantor pemerintahan dan perusahaan, tidak dilakukan kepada masyarakat awam yang bekerja diluar pemerintahan dan perusahaan, sehingga masih banyak masyarakat awam yang belum menggerti tentang BPJS.
Kami memang belum pernah mengikuti sosialisasi tentang BPJS, seharusnya mereka (BPJS,red) melakukan sosialisasi dengan cara turun langsung ke masyarakat luas, sebab kalau hanya dikantor kantor dan perusahaan swasta tidak tepat sasaran, tandasnya.(Hnd)
