JAMBIUPDATE.COM, MERANGIN - Kisruh pembelian tujuh unit mobil dinas (mobnas) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,(DPRD) Merangin terus memanas karena pengadaan Mobnas tersebut dituding salahi aturan. Pasalnya mobil dinas sudah ada di Merangin namun pengguna anggaran tidak tahu.
Terkait masalah tersebut dua pimpinan DPRD kabupaten merangin berkilah atas pembelian mobil dinas tersebut.salah satu Anggota DPRD Kabupaten Merangin yang tidak mau di sebutkan namanya saat di konfirmasi masalah kedatangan mobil dinas DPRD Kabupaten Merangin, Membenarkan bahwa satu unit Pajero Sport dan enam unit Suzuki Ertiga memang benar-benar sudah di beli, namun dirinya tidak mau memakai mobil tersebut di karenakan masih kisruh.
Ya, memang benar mobil sudah dibeli, akan tetapi saya tidak mau memakainya di karenakan masi kisruh,ungkapnya.
Terpisah Isnaidi wakil ketua satu DPRD Merangin , seakan membenarkan mobil tersebut telah berada di Merangin, namun politisi partai gerindra itu mengatakan pengadaan mobil tersebut telah melalui proses yang benar, dan dilakukan lelang di unit layanan pengadaan.
ya, sejauh ini pembelian mobil tersebut sudah melalui proser yang benar,ujarnya.
Sementara, Sekretaris dewan (sekwan) DPRD kabupaten merangin, selaku pengguna anggaran, mengatakan tidak tahu menahu atas pembelian mobil tersebut dan belum di kasih tahu sama sekali kalau mobil yang di beli sudah datang ke kabupaten Merangin.
ya saya tidak tahu tentang pembelian mobil tersebut, dan tidak tahu apakah mobil dinas anggota dewan tersebut sudah datang atau tidak,ujarnya.(amn)
