iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.COM,KERINCI- Realisasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci masih rendah, yakni dibawah 50 persen.

Menanggapi hal ini, Bupati Kerinci,Adirozal mengatakan penggunaan DAK untuk pembangunan dan rehab sekolah kurang efektif dilaksanakan oleh pihak sekolah karena tidak semua Kepala Sekolah di Kerinci mengetahui dan memahami tentang Petunjuk dan Teknis (Juknis) pembangunan dan rehab sekolah yang baik dan berkualitas.

"Kurangnya pemahaman Kepala sekolah terhadap Juknis penggunaaan DAK tersebut sehingga membuat realisasi DAK di Dinas Pendidikan masih dibawah 50 persen,"ujarnya.

Dia menilai, jika DAK tersebut dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) mungkin bisa efektif penggunaannya, karena PU khusus dibidang pembangunan.

"Kalau di PU menurut saya baru pas ditempatkan DAK itu, karena PU yang ahli tentang pembangunan dan rehab gedung," sebutnya.

Lambatnya realisasi anggaran DAK di Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci selain karena persoalan Juknis juga Dinas Pendidikan masih takut dalam penggunaannya.

"Sebelumnya mereka takut bermasalah DAK nantinya, sehingga terpaksa didampingi oleh Kejaksaan. Itu yang membuat agak lambat," katanya.(dik)

 


Berita Terkait



add images