JAMBIUPDATE.COM, SENGETI - Bupati Muarojambi, Burhannudin Mahir mengkritik rencana Pemerintah yang akan melakukan pembangunan kanal di lahan gambut. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya bencana asap seperti saat ini.
Dia menilai, hal itu bukan sebuah solusi yang efektif. Karena biaya yang besar dan belum tentu kanal tersebut dapat menghilangkan bencana asap kedepannya. 'Asap sudah menjadi permasalahan setiap tahun. Tapi apakah solusi membangun kanal itu yang terbaik,' tutur Burhannudin.
Lebih lanjut Burhannudin menjelaskan, jika pemerintah ingin membangun kanal harus betul-betul diperhatikan, apakah kanal yang dibanguan tersebut ada sumber airnya. Karena kanal itu dibangun untuk menjadi sumber air ketika terjadi kebakaran hutan.
'Tidak sembarangan membanguna kanal. Harus dilihat apa memang ada airnya, kalau tidak ada kan jadi sia-sia,' katanya.
Selain memperhitungkan sumber air di kanal itu, Bupati juga mengingatkan pemerintah mengenai permasalahan dana untuk bangun kanal itu. 'Dananya juga harus diperhitungkan, sebab dana yang dikeluarkan tidak sedikit,' imbuh bupati.(era)
