JAMBIUPDATE.COM, MUAROTEBO - Pembangunan infastruktur yang berada di wilayah perdesaan sebanyak 70 persen melalui ADD sepertinya tidak banyak diketahui oleh penduduk Desa.
Salah satu warga desa yang berada di Kecamatan Tebo Ilir, Paisal kepada memaparkan, realisasi dana ini tak transparan. Pembangunan yang berada di desa hampir secara menyeluruh penduduk desa tidak mengetahuinya.
"Pembangunan infastruktur di desa banyak penduduk desa yang tidak tahu," ungkapnya.
Dikatakannya lagi, hal itu terjadi karena pembangunan melalui ADD sebanyak 70 persen itu dijalani tanpa adanya rapat bersama warga setempat. Yang dilibatkan itu hanya perangkat desa.
"Apa salahnya warga diajak rapat agar mengetahui mengenai apa yang sedang dibangun di desa," tuturnya.
"Sekarang apa yang sedang dibangun di desa, warga desa hanya bisa melihat tanpa mengetahui apa tujuan dari perangkat desa membangun infastrukrur yang sedang dibangun," keluhnya.
Terkait hal tersebut, Kepala BPMPD Tebo Haryadi mengaku belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya Kades yang tidak transaparan dalam penggunaan ADD.
"Sampai saat ini kita belum mendapat laporan dari masyarkat terkairt adanya kades yang tidak transparan dalam penggunaan ADD," ujar Haryadi.(bjg)
