JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Suratno salah seorang warga Kecamatan Kuala Jambi dibuat kesal. Pasalnya, kelakukan oknum nelayan yang melakukan penangkapan udang atau ikan dengan cara diracun.
"Sekarang sudah mulai marak lagi, apa tidak takut ditangkap polisi?," jelasnya.
Dikatakannya, aksi meracun dimanfaatkan oleh para nelayan karena lemahnya pengawasan baik dari dinas terkait maupun pihak kepolisian. Sehingga saat ini para nelayan meraja lela menangkap ikan dengan cara meracun.
"Sepintas memang tidak berdampak aksi yang dilakukan penangkapan dengan cara meracun," terangnya.
Aksi meracun hasil tangkapan laut yang cukup merajalela ini. Memaksa warga bergantian melakukan pengawasan secara bergiliran. Bila kedapatan, maka warga langsung mendatangi oknum nelayan yang melakukan hal seperti itu.
"Kalau masih melanggar kami langsung bawa ke kantor polisi," tegasnya.
Terpisah, Kadis DKP Tanjabtim, Ahmad Riyadi Pane mengungkapkan baru mengetahui permasalahan itu, sehingga untuk pembuktian pihaknya perlu melakukan kroscek kelapangan.
"Benar atau tidak ada masyarakat yang gunakan racun, karena kejadian ini sudah lama tidak ada," kata Pane.(yos)
