JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Kemarau yang berkepanjangan melanda wilayah Kabupaten Batanghari khususnya, membuat sawah kering. Akibatnya, 1.674 hektar sawah terancam gagal panen.
Ini dikatakan Kadis Pertanian Batanghari, Budi Narso. Dijelaskannya, luas sawah di Kabupaten Batanghari terdapat 7.893 hektar, namun dari 7.893 hektar tersebut sawah yang sudah dipanen seluas 2.842 hektar.
"Dari 5.051 hektar yang tersisa ada 1.674 hektar sawah yang terancam gagal panen akibat kekeringan," ungkapnya.
Menurutnya, bila wilayah Batanghari dalam beberapa hari kedepan tidak turun hujan, maka sawah yang fuso semakin banyak.
Sementara dari 1.674 hektar sawah yang mengalami kekeringan dan terancam gagal panen terdapat 800 hektar lebih sawah akan mengalami fuso yang berada di kelurahan Simpang Terusan, Kecamatan Muarabulian.
"Tingkat yang tertinggi kekhawatiran gagal panen yakni Kelurahan Terusan, karena kondisi tanah yang sudah retak retak dan tidak memiliki air sama sekali," pungkasnya.(adi)
