iklan Warga SAD saat bertemu dengan Tim Penyelesaian konflik yang diemesiasi oleh Pemkab Tebo.
Warga SAD saat bertemu dengan Tim Penyelesaian konflik yang diemesiasi oleh Pemkab Tebo.

JAMBIUPDATE.COM, MUARATEBO - Konflik lahan anatara PT WKS dan SAD selama ini akhirnya terselesaikan dengan kesepakatan antara lain memberikan lahan 200 Ha untuk SAD.

Tim Penyelesaian konflik yang diemesiasi oleh Pemkab Tebo berencana akan segera melakukan pengukuran lahan yang akan diserahkan kepada kelompok SAD.

"Rencananya Selasa kemarin kita melakukan pengukuran. Tapi karena tim ukur ada kegiatan mendadak di Pekan Baru, jadi pengukuran kita lakukan Selasa depan," ujar Kadis Kehutanan Tebo, Prayitno.

Sesuai kesepakatan lahan yang akan diperuntukan untuk SAD seluas 200 ha dilokasi izin PT WKS. Sementara, dari hasil tim turun kelapangan, lahan yang sudah dibuka dan dikuasai oleh SAD sekitar 360 ha.

"Yang kita ukur nanti tetap 200 ha yang akan diperuntukan untuk 4 temanggung atau kelompok. Seperti apa sisanya nanti, nanti akan dicari solusinya," Jelas Prayitno.(Bjg)


Berita Terkait



add images