iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.COM, BANGKO  Saat ini, ekonomi tengah berada dalam keterpurukan. Bahkan, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika sudah mencapai Rp14 ribu. Kendati demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin, tetap menganggarkan pengadaan mobil dinas.

Ini keputusan tidak pro rakyat. Terlebih lagi, dari 10 mobil dinas yang dianggarkan melalui APBD-P 2015, nilainya mencapai Rp1,8 Milyar. Padahal, saat ini dewan setempat sudah memiliki 40 unit mobil dinas.

Keputusan wakil rakyat ini dikecam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Papinhas, Masduki. Ia menyebutkan, sikap dewan yang dianggap menodai citra wakil rakyat, ditengah kondisi perekonomian rakyat yang kian terpuruk akibat harga komoditi pertanian yang ajlok.

"Gila, rakyat ada yang tidak makan gara-gara ekonomi, Dewan malah seenak-enak menganggarkan Mobnas 10 unit, Coba pikirkan nasib rakyat," kecam Masduki. 

Terpisah Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Merangin, Nasution, membenarkan penganggaran Mobnas tersebut sebanyak 10 unit, untuk anggota dewan yang belum mendapatkan Mobnas. 

"Benar memang ada sepuluh unit yang kita anggarkan, untuk anggota yang belum mendapatkan Mobnas," terang Nasution. (cr6)


Berita Terkait



add images