JAMBIUPDATE.COM, KERINCI Dibukanya tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan impian masyarakat. Termasuk di Kabupaten Kerinci.
Namun, untuk penerimaan tahun depan (2016) belum bisa dipastikan. Ini disebabkan masih ragunya Pemkab Kerinci dalam penerimaan CPNS, karena belanja pegawai yang masih tinggi.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) Kerinci, Jarizal. Belanja pegawai sudah mencapai 60 persen dari APBD Pemkab Kerinci. Jika dimasukkan tambahan gaji tenaga honorer, tunjangan sertifikasi dan sebagainya, maka jumlahnya tambah besar lagi, malahan lebih 70 persen," ungkapnya.
Dengan melihat struktur anggaran pada tahun 2015 ini dan melihat KUA PPAS 2016, maka pelaksanaan seleksi CPNS di Kerinci tahun depan akan sulit dilaksanakan.
Lebih lanjut ia menyebutkan, jika seleksi CPNS tetap dilaksanakan, maka pertambahan jumlah pegawai secara otomatis akan menambah beban belanja pegawai bagi Pemkab Kerinci.
"Semakin banyak belanja pegawai yang berasal dari DAU, maka akan berdampak pada tidak maksimalnya pembangunan di Kerinci," sebutnya.(dik)