JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Karena keterbatasan ekonomi, Mbah Turip (75) tidak mengobati tumor yang tumbuh di mata kirinya. Kakek asal Desa Trimulyo, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjab Timur ini pun mengaku pasrah dengan penyakitnya.
"Mbah tidak banyak bergerak, bahkan juga selalu mengeluh sakit di bagian leher belakang," ujar Sumirah, salah seorang anaknya.
Memang, kata Dia, petugas kesehatan setempat telah menganjurkan mbah untuk segera dioperasi. Lagi-lagi dengan kekhawatiran biaya operasi mengakibatkan keluarga ini mengurungkan niatnya untuk melakukan operasi si kakek.
Saat ini, lanjut Sumirah, Mbah hanya bisa terbaring. Sementara, untuk berbagai keperluan sehari-harinya, mbah selalu dibantu oleh anak dan cucunya. Namun, ketika kesehatannya membaik, mbah sesekali duduk di depan untuk sekedar menikmati angin segar dan ganti suasana.
"Mungkin bosan berbaring terus di ranjang," pungkasnya.(yos)